Gallery Photo

Kegiatan kerja bakti membangun jalan di desa Gumelem

Gallery Photo

Kegiatan pasar pagi untuk penjualan bunga mawar sebagai komoditas utama

Gallery

Pemandangan di desa Gumelem

Galery Photo

Pemandangan Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro dari desa Gumelem

Photo Gallery

Kegiatan bertani

05 February 2013

Khitanan Masal

PANITIA PERINGATAN MAULUD NABI MUHAMMAD SAW 1434 H
DESA PAKIS KEC PALIS KAB MAGELANG

Dalam rangka memperingati Maulud Nabi Muhammad SAW, akan diadakan acara khitanan masal, Bagi saudara-saudara yang berminat segera untuk mendaftar kepada panitia.
Pendaftaran paling lambat :
Tanggal : 27 ROBIU'UL AWWAL 1434 H / 8 februari 2013 M
Tempat Pendaftaran : Rumah Bapak Judi (Pakis Tengah)
Contact Person : Sumarno (081325969549 atau 085641169864)

Struktur Organisasi

Desa Gumelem memiliki struktur organisasi yang terdiri dari kepala desa, pengurus harian desa dan kepala-kepala dusun


Kesehatan

Kesehatan masyarakat desa Gumelem sudah baik, meski tidak ada tempat seperti Pos Kesehatan Desa, warga biasanya langsung berobat ke puskesmas kecamatan yang letaknya cukup dekat dengan desa. Di desa Gumelem juga terdapat kegiatan posyandu yang biasa dilakukan sekitar 1 bulan jawa sekali. Di desa Gumelem terdapat 3 posyandu dan terdapat 1 orang bidan desa.


Tes kesehatan di desa Gumelem 


Karang Taruna

Pembinaan dan pembangunan kepemudaan banyak dilakukan melalui organisasi dan lembaga-lembaga kepemudaan yang ada di desa Gumelem, seperti IPNU, perkumpulan pemuda remaja dusun, remaja masjid, perkumpulan olah raga bola voli, kemudian ada pula paguyuban kesenian topeng ireng.


Lembaga Pendidikan


Dalam bidang pendidikan Gumelem mengalami kemajuan yang sangat pesat yang dibuktikan dengan banyaknya sarjana dan lembaga pendidikan.  Adapun Lembaga – Lembaga Pendidikan yang ada di Desa Gumelem adalah:
A.      TK  =             1  Lembaga
B.      TPQ =           7  Lembaga
C.      SD =             1  Lembaga


Keagamaan


Mayoritas penduduk Desa Gumelem adalah beragama islam sehingga kegiatan sehari – hari banyak diwarnai oleh kegiatan keagamaan.  Kegiatan - kegiatan sosial seperti pertemuan RT, PKK, banyaknya majelis taklim yang melaksanakan kegiatan setiap minggu sekali menyebabkan tiada hari tanpa Majelis Taklim, sering dilaksanakannya pengajian umum, banyaknya jamiyah rebana, jamiyah yasinnan, jamiyah manakib, sholawatan dan istighotsah, dan banyaknya TPQ semakin menambah semaraknya kegiatan keagamaan.  Di Desa Gumelem terdapat 7 Masjid.

Kegiatan Karang Taruna

Kegiatan sosial masyarakat tidak diragukan lagi, terbukti dengan adanya :
  • Kegiatan gotong – royong pembangunan jalan di pagi sampai sore hari.

  • Partisipasi aktif dari warga yang tertimpa musibah baik sakit maupun meninggal dunia dengan memberikan materi maupun menengok atau takziyah.
  • Kegiatan “Berjanji” oleh warga yang berlangsung selama satu minggu menjelang Hari Maulid Nabi Muhammad SAW di semua Masjid yang dimulai setelah Salat Isya.


Mata Pencaharian


Secara Garis besar penduduk yang sudah tidak bersekolah akan melakukan pekerjaan apa saja. Sesuai dengan alam yang dimiliki, mata pencaharian terbesar di desa Gumelem adalah petani. Disini terdapat 3 macam petani yaitu petani yang menggarap ladangnya sendiri dan ada juga petani yang menggarap ladang petani lain atau sewa ladang orang lain, dan ada pula yang bagi hasil. Jadi ada yang menyediakan tanah pertanian dan ada yang menggarap ladang dengan benih-benih, serta pupuk sampai panen, dan ketika dijual untungnya akan dibagi hasil. Hampir setiap rumah itu memiliki ladang mawar. Mawar merupakan penghasilan yang selalu diperoleh oleh warga. Namun penghasilan oleh penjualan mawar saj itu kadang tidak cukup. Bunga mawar tersebut biasanya dijual oleh warga ke pengepul bunga yang nantinya akan dijual ke luar kota seperti ke magelang dan jogja. Karena harga mawar akan menyesuaikan pasar. Harga mawar akan menjadi mahal ketika hari raya, terutama hari raya idul fitri. Sehingga perekonomian masih tetap pasang surut. Di desa Gumelem terdapat lebih kurang 260 petani yang tergabung dalam 7 POKTAN dan 1 GAPOKTAN. Selain petani banyak juga peternak, hampir setiap rumah itu memiliki ternak seperti sapi, domba, kambing, ayam dan ikan lele. Tapi ternak tersebut belum dikembangkan ke peternakan baru memelihara di rumah saja. Hasil ternak tersebut biasanya dijual ke panadah. Jadi, pembeli akan mendatangi langsung ke tempat tinggal mereka. Selain itu juga sudah ada yang mulai beternak secara besar yaitu ternak ikan lele, lebah madu dan ayam ras.Kemudian banyak juga warga yang menjadi buruh dan bekerja diluar desa, seperti buruh industry dan buruh bangunan. 
No.
Mata Pencaharian
Jumlah (orang)
1.
Petani
260
2.
Buruh Tani
120
3.
Pengusaha
6
4.
Buruh Industri
18
5.
Buruh Bangunan
125
6.
Pedagang
15
7.
Pengangkutan
6
8.
PNS
7
9.
Pensiunan
4
10.
Lain-lain
86

TOTAL
647



Sumber Daya Manusia


Penduduk desa Gumelem menurut pendataan pada tahun 2011 berjumlah 1736 orang yang terdiri dari 855 laki-laki dan 881 perempuan.
Tabel penduduk kecamatan dalam kelompok umur dan kelamin
Kelompok umur
Laki-laki
Perempuan
Jumlah
0 – 4
47
41
96
5 – 9
98
99
197
10 – 14
56
57
113
15 – 19
71
73
144
20 – 24
91
94
185
25 – 29
88
92
180
30 – 39
77
78
155
40 – 49
98
102
200
50 – 59
111
114
225
60 +
118
112
240
Jumlah
855
881
1736

Sedangkan menurut tingkat pendidikan, masih kurang, karena  jumlah warga yang telah tamat berlajar lebih sedikit daripada jumlah warga yang tidak tamat belajar di tingkat SD, ataupun dari lulusan SD yang tidak melanjutkan ke SMP, kemudian ada juga lulusan SMP yang tidak melanjutkan ke SMA dan seterusnya.  Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran dan keinginan masyarakat untuk melanjutkan tingakat pendidikan. Menurut warga , tidak bersekolah pun, mereka tetap dapat mencari uang dengan layak, bahkan dengan bersekolah pun nantinya mereka  juga akan meneruskan pekerjaan orang tua. Jadi mereka tidak mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Menurut pendataan pada tahun 2011 di desa gumelem, didapatkan tabel pendidikan dengan jumlah warga.
Tabel penduduk menurut pendidikan (bagi umur 5 tahun ke atas)
No.
Pendidikan
Jumlah
1.
Tamat akademi/ Perguruan Tinggi
27
2.
Tamat SLTA
60
3.
Tamat SLTP
170
4.
Tamat SD
560
5.
Tidak Tamat SD
393
6.
Belum Tamat SD
157
7.
Tidak Sekolah
272

Jumlah
1639


Sumber Daya Alam

Desa Gumelem banyak memiliki hamparan lahan pertanian berupa tanah tegalan yang subur. Karena letaknya secara geografis dikelilingi oleh gunung-gunung, dan terletak di lereng gunung merbabu.  Desa Gumelem merupakan desa yang sangat strategis secara akses transportasinya tidak terlalu jauh dari Ibu Kota Kecamtan serta dekat degan jalan Kabupaten dan hanya sekitar 2 km dari jalan raya Magelang-Salatiga. 


Dengan demikian Desa Gumelem menjadi Desa yang sangat potensial dalam pengembangan di bidang pertanian, peternakan, maupun perdagangan. Pertanian yang sangat berkembang di Desa Gumelem adalah penanaman bunga Mawar tabur sebagai tanaman tumpang sari dari pertanian sayuran (kubis, timun, ketela pohon, cabai, bawang, sawi, jagung, dan sebagianya). Selain itu juga banyak terdapat pohon Cengkih yang sekali panen dapat menghasilkan cengkih ber ton-ton jumlahnya. Selain pohon cengkih juga terdapat buah nangka, jambu biji dan pisang yang dengan mudah dapat tumbuh dan berbuah banyak. Di desa ini juga banyak tumbuh tanaman bambu yang biasa digunakan untuk membuat kerajinan keranjang untuk tempat jualan bunga mawar tabur.






Sejarah Desa

Nama desa “Gumelem” berasal dari kata “digugu” dan “gelem” yang merupakan bermakna diperhatikan dan mau mengemban amanat. Asal nama tersebut berawal ketika kerajaan mataram masih Berjaya di tanah jawa ini. Ada seorang yang sakti bernama Mangir. Karena kesaktiannya Sultan Senopati ingin membunuh Mangir. Adapun tipu muslihat yang dilakukan oleh Sultan Senopati untuk membunuh Mangir. Sultan senopati mempunyai seorang putri bernama roro kumbaran. Putri Roro Kumbaran  pun menyamar menjadi pengamen untuk menarik hati Manggir, karena kecantikan Roro Kumbara maka Manggir pun jatuh hati terhadap Roro Kumbara. Setelah beberapa lama, Manggir pun mengetahui bahwa istrinya tersebut merupakan putrid dari kerajaan mataram. Manggir pergi ke kerajaan mataram bermaksud untuk menjalin silaturahmi yang baik. Namun, dia malah dibunuh oleh Senopati. Anak pertama dari Manggir dan Roro Kumbara yaitu wanu wirokusumo, dibuang dan diasuh oleh kyai Demang yaitu kyai Karnadi. Tempat tinggal kyai Karnadi adalah daerah dimana desa gumelem ini berada. Disana wanu wirokusumo mempunyai seorang adik bernama Joko Sarjono. Mengetahui asal usulnya, Wanu Wirokusumo menginginkan tahta karena dia menganggap dirinya memiliki hak tahta dari kerajaan mataram. Wanu wirokusumo pergi merantau. Dengan usahanya ia berhasil menjadi bupati. Ia terus melakukan penyerangan ke kerajaan mataram. Di lain pihak, adiknya Joko Sarjono menyusul ke purworejo, ia bermaksud untuk mengabdi ke Jogja. Adapun sayembara yang sedang beredar di Jogja yaitu Barang siapa dapat menghentikan pemberontakan besar-besaran yang dilakukan oleh Wanu Wirokusumo akan diangkat menjadi adipati senopati. Joko Sarjono pun mengikuti sayembara tersebut, karena ia telah menjadi abdi Jogja. Akhirnya bertemulah Joko Sarjono dan Wanu Wirokusumo di medan pertempuran, meskipun bersaudara mereka tetap bertarung satu lawan satu. Karena kesaktian mereka berdua, pertarungan terjadi berhari-hari bahkan sampai ke daerah gunung tidar. Setelah bertarung berlangsung begitu lama, akhirnya Nampak hasil dari pertarungan tersebut, dimana Wanu kalah ditangan adiknya sendiri yaitu joko sarjono. Sebelum Wanu hendak dibunuh oleh adiknya, ia berpesan kepada adiknya bahwa sebelum ia mati di tangan adiknya ia ingin agar anak dan istrinya dirawat dengan baik, agar anaknya dirawat seperti merawat keponakannya sendiri. Pemberontakan pun selesai. Kemudian tempat dimana wanu wirokusumo pernah bersembunyi diberikan nama Gumelem, yang berasal dari kata “gugu” yang berarti menerima mandate dari kakaknya dan “gelem” dimana adiknya mau merawat anak wanu wirokusumo seperti keponakannya sendiri. Daerah tersebut tersembunyi dan tidak mudah diketahui.

Profil Desa



Lihat Peta Lebih Besar
Desa Gumelem berada di sebelah timur laut dari Ibu Kota Kabupaten Magelang dengan jarak sekitar 16 KM dan terletak di sebelah Timur Ibu Kota Kecamatan Pakis dengan jarak sekitar 2 KM. Desa Gumelem terletak pada ketinggian 500 – 2200 dpl. Desa Gumelem mempunyai wilayah dengan luas 274 Ha yang terdiri dari perkebunan, jalan, makam dan sungai. Letak Desa Gumelem berbatasan dengan desa disekelilingnya, yang meliputi :
Sebelah Utara                   : Desa Munengwarangan
Sebelah Timur                   : Desa Kaponan
Sebelah Selatan                : Desa Pakis
Sebelah Barat                   : Desa Kadjangkoso, Desa Daseh
kode pos: 65193
Desa Gumelem terdiri dari 7 dusun yaitu dusun Banter, Jethis, Gumelem Wetan, Gumelem Kulon, Noyokerten, Jamusan, Tajan.