05 February 2013

Sejarah Desa

Nama desa “Gumelem” berasal dari kata “digugu” dan “gelem” yang merupakan bermakna diperhatikan dan mau mengemban amanat. Asal nama tersebut berawal ketika kerajaan mataram masih Berjaya di tanah jawa ini. Ada seorang yang sakti bernama Mangir. Karena kesaktiannya Sultan Senopati ingin membunuh Mangir. Adapun tipu muslihat yang dilakukan oleh Sultan Senopati untuk membunuh Mangir. Sultan senopati mempunyai seorang putri bernama roro kumbaran. Putri Roro Kumbaran  pun menyamar menjadi pengamen untuk menarik hati Manggir, karena kecantikan Roro Kumbara maka Manggir pun jatuh hati terhadap Roro Kumbara. Setelah beberapa lama, Manggir pun mengetahui bahwa istrinya tersebut merupakan putrid dari kerajaan mataram. Manggir pergi ke kerajaan mataram bermaksud untuk menjalin silaturahmi yang baik. Namun, dia malah dibunuh oleh Senopati. Anak pertama dari Manggir dan Roro Kumbara yaitu wanu wirokusumo, dibuang dan diasuh oleh kyai Demang yaitu kyai Karnadi. Tempat tinggal kyai Karnadi adalah daerah dimana desa gumelem ini berada. Disana wanu wirokusumo mempunyai seorang adik bernama Joko Sarjono. Mengetahui asal usulnya, Wanu Wirokusumo menginginkan tahta karena dia menganggap dirinya memiliki hak tahta dari kerajaan mataram. Wanu wirokusumo pergi merantau. Dengan usahanya ia berhasil menjadi bupati. Ia terus melakukan penyerangan ke kerajaan mataram. Di lain pihak, adiknya Joko Sarjono menyusul ke purworejo, ia bermaksud untuk mengabdi ke Jogja. Adapun sayembara yang sedang beredar di Jogja yaitu Barang siapa dapat menghentikan pemberontakan besar-besaran yang dilakukan oleh Wanu Wirokusumo akan diangkat menjadi adipati senopati. Joko Sarjono pun mengikuti sayembara tersebut, karena ia telah menjadi abdi Jogja. Akhirnya bertemulah Joko Sarjono dan Wanu Wirokusumo di medan pertempuran, meskipun bersaudara mereka tetap bertarung satu lawan satu. Karena kesaktian mereka berdua, pertarungan terjadi berhari-hari bahkan sampai ke daerah gunung tidar. Setelah bertarung berlangsung begitu lama, akhirnya Nampak hasil dari pertarungan tersebut, dimana Wanu kalah ditangan adiknya sendiri yaitu joko sarjono. Sebelum Wanu hendak dibunuh oleh adiknya, ia berpesan kepada adiknya bahwa sebelum ia mati di tangan adiknya ia ingin agar anak dan istrinya dirawat dengan baik, agar anaknya dirawat seperti merawat keponakannya sendiri. Pemberontakan pun selesai. Kemudian tempat dimana wanu wirokusumo pernah bersembunyi diberikan nama Gumelem, yang berasal dari kata “gugu” yang berarti menerima mandate dari kakaknya dan “gelem” dimana adiknya mau merawat anak wanu wirokusumo seperti keponakannya sendiri. Daerah tersebut tersembunyi dan tidak mudah diketahui.

0 comments:

Post a Comment